Sel. Nov 30th, 2021

Pertandingan antara Italia vs Austria di Euro 2021 dibumbui intrik luar lapangan. Sebuah teori konspirasi yang bersumber dari media Negeri Pizza mengiringi laga Italia kontra Austria, Minggu (27/6/2021) dini hari. Teori tersebut dicetuskan oleh salah seorang editor media Il Corriere dello Sport yang bernama Ivan Zazzaroni.

Ivan Zazzaroni mencium gelagat mencurigakan dari UEFA untuk menjegal langkah Italia di Euro 2021. Menurutnya, UEFA main mata dengan Inggris guna menghancurkan mimpi Gli Azzurri di ajang empat tahunan ini. Ivan Zazzaroni menyebut setidaknya ada dua faktor yang menjadi tanda adanya konspirasi antara UEFA dan Inggris.

Faktor pertama datang dari keputusan pemerintah Inggris yang menaikkan kapasitas keterisian Stadion Wembley yang digunakan di Euro 2021 kali ini. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, meningkatkan jumlah penonton yang bisa hadir ke stadion dari 45 ribu menjadi sekira 61 ribu. Hal itu terjadi tak lama setelah pihak Italia melontarkan ujaran miring kepada UEFA, sebagaimana dikutip dari laman Football Italia .

Faktor kedua, menurut Zazzaroni, penunjukkan Anthony Taylor sebagai pengadil laga Italia vs Austria. Ia berpendapat Taylor ditunjuk untuk meruntuhkan kedigdayaan Italia selama berkiprah di Euro 2021. Sekaligus, menggaransi terhentinya langkah tim asuhan Roberto Mancini di ajang yang juga disebut sebagai Piala Eropa ini.

"Apakah ini cuma kebetulan? Murni sesuatu yang acak?" ungkap Ivan Zazzaroni. Namun, kelolosan Italia ke babak perempat final Euro 2021 seakan menjadi hantaman tersendiri bagi teori konspirasi yang dicetuskan sang editor. Dua faktor yang digadang sang editor dapat menjegal langkah Ciro Immobile cs di Euro 2021 tak terbukti sama sekali.

Faktor kapasitas stadion yang meningkat memang sejatinya sudah direncanakan pihak Inggris dari jauh jauh hari. Bahkan, di situs resmi UEFA terpampang penjabaran Wembley bakal meningkatkan kuota penonton saat Euro 2021 menjejak fase knockout hingga final kelak. Selain itu, wasit Anthony Taylor yang menjadi pengadil di laga dini hari tadi berlaku adil pada kedua tim.

Italia dan Austria sama sama diuntungkan ketegasan wasit berkepala plontos itu. Bahkan, ketegasan wasit membuat pemain Austria diganjar hadiah kartu kuning saat laga baru berjalan dua menit. Dengan itu, teori Ivan Zazzaroni tak terbukti sama sekali.

Italia terbukti bisa lolos ke perempat final dengan wajar meski memerlukan perjuangan keras.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *