Sel. Nov 30th, 2021

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak wacana masa jabatan presiden tiga periode. Selain itu, Jokowi juga menginginkan agar presiden tetap dipilih oleh rakyat, sebagaimana diatur dalam Undang undang Dasar (UUD) 1945. Menurut Fadjroel, sebagai salah satu tokoh besar yang lahir berkat reformasi, Jokowi sangat tunduk pada konstitusi.

Itu juga dibuktikan dengan keinginan Jokowi yang menetapkan agar pilkada langsung tetap berlangsung sebagaimana diatur dalam undang undang. "Terkait pilkada langsung, presiden bilang ya pilkada harus langsung," kata Fadjroel. Fadjroel menceritakan, Presiden Jokowi pernah mengutarakan padanya bahwa dia adalah anak reformasi.

Saat itu Jokowi mengucapkan, kalau tidak ada reformasi, mana mungkin dirinya yang masyarakat biasa bisa menjadi kepala daerah hingga presiden. "Presiden bilang sendiri, 'saya anak reformasi, jadi walikota, gubernur, jadi presiden." "Kalau engga ada reformasi, enggak mungkin ini anak pinggir kali, anak tukang jualan bambu, jualan di pasar tradisional jualam furniture, mana mungkin jadi Presiden," tutur Fadjroel menirukan Jokowi.

Sebelum masa reformasi para kepala daerah atau kepala negara biasanya diisi oleh orang orang elite, bukan masyarakat sipil. "Biasanya yang jadi presiden kan' orang orang yang kelas atas. Saya ini (Jokowi) saja rumah nyewa, banjir ya kebanjiran, tiba tiba bisa jadi presiden," ucap Fadjroel menirukan Jokowi. Menurut Fadjroel, semangat reformasi yang berhasil mengantar Jokowi menjadi presiden ini adalah hal yang ingin selalu dijaga.

"Nah yang paling kami jaga adalah wilayah itu, demokrasi, hak, toleransi kemudian HAM dan kehadiran negara ke masyarakat," ujar Fadjroel.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *